Pages

Selasa, 27 November 2012

Sinopsis Novel "Kepingan Cinta Lalu"

Penulis : Helga Rif
Penerbit : Bukune
Tebal : 328 halaman
Terbit : Juni 2012
Rating : 4/5

Aku telah melangkah melewati beribu-ribu jarak, beribu-ribu hari, membawa ruang kosong di hatiku. Cinta telah kutitipkan pada masa lalu, tetapi aku masih menyimpan sehela harapan masa depan bersamamu. Aku masih ingat hangat jemarimu di pipiku, membawakan getar hidup yang hilang bersama langkahmu yang menjauh.

Lalu, hari ini, kau tiba-tiba berdiri di hadapanku, menatapku lekat, seolah membiarkanku membaca gurat-gurat kisah yang selalu kau sembunyikan. Aku hanyut dalam diam; seketika mengulang kembali sebuah kisah cinta dalam benakku. Kau, aku masih sangat mengenalimu meski beribu-ribu masa telah menyamarkan wajahmu—juga mengenali cinta, dan luka dalam langkah kita dulu….


 

Kali ini, apakah hanya cinta yang kau bawakan untukku? Dan, apakah kau berharap aku menyambutmu dalam peluk hangat dan isak penuh kerinduan? Tapi, aku takut cinta seperti pelangi—yang indah terlihat, tetapi ternyata hanyalah ilusi.

Dan, aku khawatir ketika mendapatimu hanya terdiam. Apakah kau pun mulai ragu dengan cinta, cinta yang kau bawakan kemarin untukku?




Sinopsis : 
Satira dan Intan adalah sahabat kental dari SMA. Tapi perbandingan mereka seperti bumi dan langit. Satira yang berkulit coklat, rambut bergelombang, dan berwajah lonjong sementara Intan memiliki postur tubuh layaknya model profesional : wajah oval, tinggi semampai, berkulit putih, dan rambut hitam pekat. Persahabat mereka berjalan mulus bahkan mereka memutuskan untuk kuliah di Fakultas yang sama yaitu Fakultas Ekonomi. Namun semua berubah ketika mereka berdua mengenal sosok Arga di tempat dan situasi yang berbeda. Satira tak sengaja bertemu dengan Arga di Radio Gema Surabaya saat hendak mencari tiket konser MLTR (Michael Learns To Rock). Sementara Intan mengenal Arga karena Arga merupakan teman Kak Yongky--pacar kakak Intan, Kak Dewi--.

Intan terang-terangan bercerita kepada Satira bahwa ia menyukai Arga. Satira yang sebenarnya juga menyukai Arga sejak di radio, memutuskan untuk memendam perasaannya dan malah membantu sahabatnya mendapatkan Arga. Jadilah kemana pun Intan dan Arga pergi, Satira selalu mengekor dibelakangnya. Ini semua karena Intan yang tidak percaya diri saat bertemu dengan pujaan hatinya hingga mengorbankan Satira yang harus rela menjadi obat nyamuk. Tapi lambat laun Satira menyadari bahwa Arga menyukai dirinya bukan Intan. 

Tidak ingin menyakiti Intan, Satira memohon kepada Arga agar menerima Intan menjadi pacarnya. Arga pun mengiyakan asalkan Satira tidak lagi menghindari hatinya --yang sebenarnya menyukai Arga tapi mati-matian ditepisnya-- dan membiarkan Arga berada di dekat Satira juga. Waktu pun berlalu, perasaan Arga dan Satira kian menguat sementara Arga masih berpacaran dengan Intan. Hingga akhirnya Kak Yongky lah yang mengetahui hubungan mereka berdua. Intan yang marah memutuskan untuk menyudahi persahabatannya dengan Satira. Mama Satira yang malu dengan kelakuan anaknya memutuskan untuk mem-protect dengan keras. HP disita, kemana-mana diantar supir, bahkan latihan Satira dengan band jazz-nya dibatasi.

Satira mungkin tahan dengan kelakuan Mamanya yang over protectif, namun Arga yang menghilang secara tiba-tiba membuat Satira sakit hati. Terlebih berita Intan yang pergi ke luar negeri (atau ke luar kota? lupa aku) membuat Satira makin terpuruk karena membiarkan persahabatannya hacur begitu saja.

Tujuh tahun kemudian... Satira telah menjadi vokali band jazz yang sedang naik daun. Dan kini Satira telah menemukan Adrian sebagai pengganti Arga dalam hidupnya. Tapi bertemuannya dengan seseorang di Pulau Bali menggoyahkan perasaan Satira. Seseorang yang tujuh tahun lalu menghilang tanpa sebab. Seseorang yang bernama, Arga...
Apakah hati Satira akan berpaling ke Arga lagi? Walau belakangan kenyataan mulai terungkap. Bahwa Arga telah berkeluarga di Jogja...

0 komentar:

Poskan Komentar